Shopping cart:
Jumlah = pcs
Keranjang
081326640042
51F6E89E
Customer service 1
Customer service 1

Bahan Baku Industri Bata Ringan

Friday, December 26th 2014.

Mengenal Bata Ringan

Apa itu bata ringan…..?

Bata ringan adalah batu bata yang memiliki berat paling ringan daripada bata pada umumnya dan ukurannya lebih besar sehingga bata ringan lebih cepat dalam pemasangannya.

Ada dua type bata ringan: yang pertama bata ringan type Autoclaved Aerated Concrete (AAC) dan yang kedua bata ringan type Cellular Lightweight Concrete (CLC). Keduanya type tersebut memiliki konsep yang sama yaitu menambahkan gelembung udara ke dalam mortar sehingga akan mengurangi berat beton yang dihasilkan secara signifikan. Perbedaan bata ringan AAC dengan CLC terlihat dari segi proses pengeringan yaitu AAC mengalami pengeringan dalam oven autoklaf bertekanan tinggi sedangkan bata ringan jenis CLC yang mengalami proses pengeringan secara alami menggunakan tenaga matahari. nama lain dari bata ringan CLC adalah Non-Autoclaved Aerated Concrete (NAAC).

Kenapa harus memilih bata ringan ?

Bata ringan memiliki banyak keunnnggulan, diantara keunggulan bata ringan dibanding bata jenis lain adalah:

– Tahan panas /Api : Bata ringan pada umumnya memiliki sifat perambatan panas yang rendah sehingga bata ringan tahan pada suhu panas

– Daya serap air rendah : dengan daya serap air yang rendah sehingga aman dari flek pada dinding

– Mudah dalam pemasangan : ukurannya yang presisi memudahkan dalam pemasangan

– Cepat dan rapi : ukuran bata ringan yang relatif besar dan lebar menjadikan pemasangan cepat namun tetap rapi.

– Tahan gempa : bata ringan memiliki berat jenis yang ringan sehingga aman terhadap getaran maupun gempa.

– Tahan bising : memiliki kekedapan suara yang baik menjadikan bata ringan kedap suara.

Bahan baku dan proses pembuatan bata ringan

Bata ringan AAC adalah beton selular dimana gelembung udara yang ada disebabkan oleh reaksi kimia, adonan AAC umumnya terdiri dari pasir kwarsa, semen, kapur, gypsum, air, dan alumunium pasta sebagai bahan pengembang (pengisi udara secara kimiawi).

Setelah adonan tercampur sempurna, nantinya akan mengembang selama 7-8 jam. Alumunium pasta yang digunakan dalam adonan tadi, selain berfungsi sebagai pengembang ia berperan dalam mempengaruhi kekerasan beton. Volume aluminium pasta ini berkisar 5-8 persen dari adonan yang dibuat, tergantung kepadatan yang diinginkan.

Adonan beton aerasi ini lantas dipotong sesuai ukuran. Adonan beton aerasi yang masih mentah ini, kemudian dimasukkan ke autoclave chamber atau diberi uap panas dan diberi tekanan tinggi. Suhu di dalam autoclave chamber sekitar 183 derajat celsius. Hal ini dilakukan sebagai proses pengeringan atau pematangan.

Saat pencampuran pasir kwarsa, semen, kapur, gypsum, air, dan alumunium pasta, terjadi reaksi kimia. Bubuk alumunium bereaksi dengan kalsium hidroksida yang ada di dalam pasir kwarsa dan air sehingga membentuk hidrogen. Gas hidrogen ini membentuk gelembung-gelembung udara di dalam campuran beton tadi. Gelembung-gelembung udara ini menjadikan volumenya menjadi dua kali lebih besar dari volume semula. Di akhir proses pengembangan atau pembusaan, hidrogen akan terlepas ke atmosfir dan langsung digantikan oleh udara. Rongga-rongga udara yang terbentuk ini yang membuat beton ini menjadi ringan

Gypsum Curah / Gypsum purify / Gypsum powder

Alumunium Pasta

Bottom ash

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : 081326640042
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBottom ash
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Gypsum Curah

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : 081326640042
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangGypsum Curah
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Print & Download Katalog

081326640042

Pin BB : 51F6E89E

Customer service 1